saya ingin berubah menjadi lebih baik
namun terkadang ada saja godaannya
seperti, saya ingin berubah untuk menjadi orang yg tdk emosian
namun terkadang justru orang-orang terdekatlah yg membuat saya naik pitam.
namun saya sadar bahwa itu harus,wajib, dan mesti saya coba.
contohnya sebut saja dia G
suatu hari ada perkataan dia yg kurang begitu saya suka yaitu selalu membanding-bandingkan orang. misalnya "gmn mau jadi orang sukses brgkt aja selalu mepet kalo mau masuk. gw nih calon org sukses ky bu H. brgkt pagi. lo tnggl di asrama jg". saya akui kegigihannya untuk menjadi orang sukses patut diacungi jempol namun jika terus menerus dibandingkan?
jujur saja saya tipe orang yg krng begitu suka dibanding-bandingkan.
saya emosi dan entahlah setiap perkataan yg keluar itu sebenarnya terselimut emosi -__-
banyak sebenarnya kata-kata yg G ucapkan kurang saya suka, namun begitu saya coba dan terus mencoba untuk menahan dengan diam dan menyendiri guna meredam emosi.
sampai suatu hari sebenarnya itu puncak keemosian saya. namun saya hanya bisa menangis untuk meredam emosi. saat bimbingan Lab. tiba-tiba G menarik penutup kepala saya *kerudung* sehingga rambut saya....hmmm bisa dibayangkan sendiri :) saya malu di depan orang banyak apalagi ada anak lelaki.
ingin marah tp saya sdh berjanji untuk tetap belajar menahan emosi dan akhirnya menangislah saya....
bnyk sbnrnya kekecewaan saya sama G but no problem lah
saya coba ikhlas :)
namun terkadang ada saja godaannya
seperti, saya ingin berubah untuk menjadi orang yg tdk emosian
namun terkadang justru orang-orang terdekatlah yg membuat saya naik pitam.
namun saya sadar bahwa itu harus,wajib, dan mesti saya coba.
contohnya sebut saja dia G
suatu hari ada perkataan dia yg kurang begitu saya suka yaitu selalu membanding-bandingkan orang. misalnya "gmn mau jadi orang sukses brgkt aja selalu mepet kalo mau masuk. gw nih calon org sukses ky bu H. brgkt pagi. lo tnggl di asrama jg". saya akui kegigihannya untuk menjadi orang sukses patut diacungi jempol namun jika terus menerus dibandingkan?
jujur saja saya tipe orang yg krng begitu suka dibanding-bandingkan.
saya emosi dan entahlah setiap perkataan yg keluar itu sebenarnya terselimut emosi -__-
banyak sebenarnya kata-kata yg G ucapkan kurang saya suka, namun begitu saya coba dan terus mencoba untuk menahan dengan diam dan menyendiri guna meredam emosi.
sampai suatu hari sebenarnya itu puncak keemosian saya. namun saya hanya bisa menangis untuk meredam emosi. saat bimbingan Lab. tiba-tiba G menarik penutup kepala saya *kerudung* sehingga rambut saya....hmmm bisa dibayangkan sendiri :) saya malu di depan orang banyak apalagi ada anak lelaki.
ingin marah tp saya sdh berjanji untuk tetap belajar menahan emosi dan akhirnya menangislah saya....
bnyk sbnrnya kekecewaan saya sama G but no problem lah
saya coba ikhlas :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar