BIARLAH INI MENJADI
SEUNTAI KATA YANG TERPENDAM
Ini hanya sebuah pengakuanku tentang kekagumanku padanya
Sebut saja dia sebagai “kodok”
Awalnya belum ada rasa ini sedikit pun
Lambat laun seiring berjalannya waktu aku mulai tersadar
bahwa ada satu titik yang membuatku kagum padanya
Namun aku hanya bisa sebatas mengaguminya
Tersadar akan pengalaman pahit yang pernah ku alami
sebelumnya
Tersadar bahwa kodok hanya bisa ku lihat tanpa harus memiliki
Dan tersadar pula bahwa aku memang bukan yang dia inginkan
Aku hanya bisa bersandiwara
Karena tak pantas rasanya bila ku ucap ini semua padanya
Itu sebabnya aku selalu menghindar dan selalu menghindar
Saat duduk di sampingnya aku selalu berusaha untuk menghindar
dan beranjak tanpa kodok sadar
Yaah..memang inilah caraku
Tak ingin lagi kejadian pahit itu terulang
Belum siap hatiku ini untuk merasakan hal itu
Sebab ku tau dia bukan untukku